KEPUTUSAN, PEMBALIKAN, SERTA PERLAWANAN

• Keputusan
Keputusan adalah suatu perbuatan tertentu dari manusia. Dalam dan dengan perbuatan itu dia mengakui atau memungkiri kesatuan dan hubungan antar dua hal.
Unsur-unsur keputusan :
• Subyek (sesuatu yang diberi keterangan)
• Predikat (sesuatu yang menerangkan tentang subyek)
• Kata penghubung (pernyataan yang mengakui atau memungkiri hubungan antara subyek dan predikat)
Subyek dan predikat adalah materi keputusan, sedang kata penghubung (unsur terpenting) adalah bentuk, formanya.
Macam-macam keputusan


1. Berdasarkan sifat pengakuan dan pemungkirannya dibedakan menjadi
• Keputusan kategoris : predikat menerangkan subyek tanpa syarat. Masih dibagi lagi menjadi:
– Keputusan kategoris tunggal (memuat satu subyek dan satu predikat)
– Keputusan kategoris majemuk (memuat lebih dari satu subyek dan predikat)
– Susunan kata yang menyatakan modalitas, seperti : tentu, niscaya, tidak tentu, dll.
• Keputusan hipotetis : predikat menerangkan subyek dengan syarat. Dibagi menjadi :
– Keputusan (hipotetis) kondisional : ditandai dengan “jika…. maka…”
– Keputusan (hipotetis) disyungtif : ditandai dengan “atau…atau…”
– Keputusan (hipotetis) konyungtif : ditandai dengan “tidak sekaligus… dan…”
Untuk sementara, yang akan dibahas adalah keputusan kategoris tunggal. Pembagian keputusan ini sebagai berikut:
• Berdasarkan materinya:
Keputusan analitis (predikat menyebut sifat hakiki yang pasti dalam subyek) dan keputusan sintetis (predikat menyebut sifat yang tidak hakiki)
• Berdasarkan bentuknya :
keputusan positif (afirmatif) dan negatif
• Berdasarkan luasnya :
Keputusan universal (predikat menerangkan seluruh luas subyek), partikular (predikat menerangkan sebagian dari seluruh luas subyek), dan singular (predikat menerangkan satu barang dengan tegas)
Keputusan A, E, I, O

Berdasarkan bentuk dan luasnya, keputusan dibedakan menjadi :
• Keputusan A : Keputusan afirmatif (positif) dan universal (singular)
Contoh : Semua pelajar SMAN 1 Surabaya lulus Ujian Nasional
• Keputusan E : Keputusan negatif dan universal (singular)
Contoh : Semua yang mati tidak bisa dihidupkan lagi
• Keputusan I : Keputusan afirmatif (positif) dan partikular
Contoh : Beberapa mahasiswa melakukan study tour ke Aceh
• Keputusan O : Keputusan negatif dan partikular
Contoh : Beberapa dosen tidak suka memberi ceramah

• Pembalikan dan Perlawanan
Pembalikan
Membalikkan adalah mengganti subyek dan predikat, sehingga yang dulunya subyek menjadi predikat, dan sebaliknya tanpa mengurangi kebenaran keputusan itu. Ada pembalikan seluruhnya (contoh : keputusan E menjadi E) atau pembalikan sebagian (contoh : keputusan A menjadi menjadi I).
Hukum-hukum pembalikan :
• Keputusan A hanya boleh dibalik menjadi keputusan I
Contoh : Semua mawar adalah bunga hanya bisa dibalik menjadi beberapa bunga adalah mawar, bukan semua bunga adalah mawar
• Keputusan E selalu bisa dibalik
Contoh : Semua kancil bukan tumbuhan bisa dibalik menjadi semua tumbuhan bukan kancil atau beberapa tumbuhan bukan kancil
• Keputusan I hanya dapat dibalik menjadi keputusan I lagi
Contoh : Beberapa sepeda itu rusak dapat dibalik menjadi beberapa yang rusak itu sepeda
• Keputusan O tidak dapat dibalik
Contoh : Beberapa orang tidak jatuh tidak dapat dibalik menjadi Beberapa yang jatuh tidak (bukan) orang

Perlawanan
Keputusan yang berlawanan adalah keputusan yang tidak dapat sama-sama benar atau sama-sama salah.
Macam-macam perlawanan :
• Menurut bentuknya : perlawanan kontraris dan subkontraris
• Menurut luasnya : perlawanan subaltern
• Baik bentuk maupun luas : perlawana kontradiktif

sumber: OFM, Alex Lanur. 1983. Logika : Selayang Pandang. Yogyakarta : Kanisius

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s